Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Work-Life Balance Sebagai Variabel Mediasi Pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Banggai Di Era Digitalisasi
DOI:
https://doi.org/10.32815/jubis.v7i2.3062Keywords:
fleksibilitas kerja, work-life balance, kinerja pegawai, Aparatur Sipil Negara, Structural Equation Modeling, SmartPLSAbstract
Transformasi digital telah mendorong organisasi sektor publik untuk mengadopsi kebijakan kerja yang lebih fleksibel guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran work-life balance sebagai variabel mediasi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banggai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian terdiri atas 134 ASN yang meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sedangkan sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Fleksibilitas kerja juga terbukti meningkatkan work-life balance, sementara work-life balance memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lebih lanjut, pengujian mediasi mengonfirmasi bahwa work-life balance berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara fleksibilitas kerja dan kinerja pegawai. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa efektivitas kebijakan kerja fleksibel akan semakin optimal apabila disertai upaya organisasi dalam memperkuat keseimbangan kehidupan kerja pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan manajemen sumber daya manusia di sektor publik dengan menegaskan pentingnya integrasi kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA), dukungan transformasi digital, dan penguatan work-life balance sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja serta kesejahteraan ASN secara berkelanjutan.
References
Allen, T. D., Golden, T. D., & Shockley, K. M. (2013). How effective is telecommuting? Assessing the status of our scientific findings. Psychological Science in the Public Interest, 14(2), 40–68. https://doi.org/10.1177/1529100613495881
Allen, T. D., Johnson, H. M., Kiburz, K. M., & Shockley, K. M. (2021). Work–family boundary dynamics. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 8, 125–148. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-012420-061833
Appelbaum, E., Bailey, T., Berg, P., & Kalleberg, A. L. (2000). Manufacturing advantage: Why high-performance work systems pay off. Cornell University Press.
Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (2013). Human resource management: An experiential approach (6th ed.). McGraw-Hill.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.
Ferdous, T., Ali, M., & French, E. (2021). Use of flexible work practices and employee outcomes: The role of work–life balance and employee age. Journal of Management & Organization, 29(5), 833–853. https://doi.org/10.1017/jmo.2020.44
Gajendran, R. S., & Harrison, D. A. (2007). The good, the bad, and the unknown about telecommuting: Meta-analysis of psychological mediators and individual consequences. Journal of Applied Psychology, 92(6), 1524–1541. https://doi.org/10.1037/0021-9010.92.6.1524
Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology (2nd ed., pp. 165–183). American Psychological Association.
Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work–family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior, 63(3), 510–531. https://doi.org/10.1016/S0001-8791(02)00042-8
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R: A workbook. Springer.
Haar, J. M., Russo, M., Suñe, A., & Ollier-Malaterre, A. (2014). Outcomes of work–life balance on job satisfaction, life satisfaction and mental health: A study across seven cultures. Journal of Vocational Behavior, 85(3), 361–373. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2014.08.010
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yerap Tabobo, Budianto Djahum, Lusiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

jubis@asia.ac.id
+62 899-3995-948