SMONG: Pengaruh Nilai Historis, Keunikan Lokal, dan Daya Tarik Global

Authors

  • Rasmanudin Rahamin Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
  • Ike Rachmawati Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang
  • Ronald Suryaputra Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

DOI:

https://doi.org/10.32815/jubis.v7i1.2952

Keywords:

Nilai Historis, Keunikan Lokal, Daya Tarik Global, Branding Destinasi, SMONG

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Nilai Historis, Keunikan Lokal, dan Daya Tarik Global terhadap Branding SMONG sebagai destinasi wisata kelas dunia di Simeulue. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Branding SMONG. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara nilai sejarah, keunikan lokal, dan daya tarik global dalam membangun citra destinasi yang kuat di pasar internasional. Implikasi penelitian ini memberikan arahan strategis bagi pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan masyarakat untuk mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dalam strategi pemasaran pariwisata Simeulue.

References

Aaker, D. A. (1996). Building Strong Brands. Free Press.

Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management, 21(1), 97–116.

Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C., & Sarstedt, M. (2019). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.

Hikmatullah, M., dkk. (2020). Bahasa Devayan dan transmisi pengetahuan SMONG

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.

Pike, S. (2008). Destination Marketing: An Integrated Marketing Communication Approach. Elsevier.

Prayag, G. (2010). Images as pull factors of a tourist destination: A factor-cluster segmentation analysis. Tourism Analysis, 15(2), 213–226.

Rahman, A., Sakurai, A., & Okubo, S. (2007). Enhancing tsunami preparedness of coastal communities in Indonesia: Lessons from the 1907 tsunami in Simeulue Island. Journal of Disaster Research, 2(6), 469–479. https://doi.org/10.20965/jdr.2007.p0469

UNESCO. (2013). Integrating intangible cultural heritage into urban policies. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

World Tourism Organization. (2019). Global Report on Cultural Routes and Itineraries. UNWTO.

Yuksel, A., Yuksel, F., & Bilim, Y. (2010). Destination attachment: Effects on customer satisfaction and cognitive, affective, and conative loyalty. Tourism Management, 31(2), 274–284.

Yuliana, E., & Fajri, R. (2021). Nilai kearifan lokal SMONG sebagai mitigasi bencana berbasis komunitas

Downloads

Published

2026-04-20

How to Cite

Rahamin, R., Rachmawati, I., & Suryaputra, R. (2026). SMONG: Pengaruh Nilai Historis, Keunikan Lokal, dan Daya Tarik Global. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 7(1). https://doi.org/10.32815/jubis.v7i1.2952