STRATEGI BERSAING : BATIK MALANGAN KONVENSIONAL MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK BATIK KOMBINASI PADA UKM KELURAHAN MERJOSARI MALANG

  • Adya Hermawati Universitas Widyagama Malang
  • Yatim El Isma Universitas Widyagama Malang
  • Nashruddin Mas Universitas Widyagama Malang
Keywords: Batik Kombinasi, Diversifikasi Produk, Inovasi Peralatan, Inovasi sarana pendukung, Program Manajemen, POAC

Abstract

Motif batik Malangan mengharapkan adanya suatu keluhuran dari pemakainya untuk selalu berdiri tegak, berani, bertanggung jawab dengan penuh rasa hormat agar mampu menyatu dengan lingkungan tempat tinggal. Potensi dan peluang usaha pengrajin batik malangan sangat prospektif. Setiap tahun banyak konsumen dari dalam maupun dari luar Kota Malang, terutama sekolah-sekolah dan perkatoran yang sudah menerapkan pemakaian batik, selalu mencari batik malangan sampai ke tempat-tempat produksi batik di Malang.

Pada UKM Pengrajin Batik Malangan di Kelurahan Merjosari Malang, teridentifikasi, perlu eksistensi dalam pengembangan usaha. Sementara pengembangan usaha batik saat ini  perlu penerapan diversifikasi produk. Diversifikasi produk batik, faktanya menjadi peluang pasar. Strategi solusi yang harus diimplementasikan adalah basis diversifikasi produk batik kombinasi, dengan inovasi peralatan pencantingan batik kombinasi dan inovasi sarana pendukung yang diperlukan  dalam proses produksi batik

 Transformasi teknologi khususnya di bidang perbatikan  sangat dibutuhkan oleh para UKM batik Malangan di Kelurahan Merjosari Malang. Sehingga cara meningkatkan produksi secara efisien, melalui diversifikasi produk dengan mentransformasi teknologi. Strategi tatakelola manajemen, menjadi pendukung utama dalam pengembangan usaha batik konvensional menjadi batik kombinasi. Tatakelola manajemen meliputi Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) menjadi fokus implementasi manajemen dalam rangka pengembangan produk batik kombinasi.

References

Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, DIKTI. 2013. Panduan Pelaksanaan Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Perguruan Tinggi Edisi IX.
Hasanudin. 1974. Batik Pesisiran, skripsi desain, FSRD ITB.
Hasanudin. 1997. Pengaruh Etos Dagang Santri pada Batik Pesisiran, tesis desain, FSRD ITB.
http: // www.bi.go.id/sipuk/lm/ind/batik/pemasaran.
Aliya, 2010. Batik Pekalongan.Jakarta Timur : CV. Rama Edukasitama
Hindayani, Fisika, 2009. Mengenal dan Membuat Batik. Jakarta Selatan : Buana Cipta Pustaka
Ismadi. 2011. Seni Kerajinan/Kriya Batik, Pendidikan Seni Kerajinan Jur. Pend. Seni Rupa FBS UNY.
Nasron, D. Yussac. 1969. Seni Batik, skripsi desain, FSRD ITB.
Mistaram. 2009. Revitalisasi dan Eksistensi Batik Malangan. Malang: Jurusan Seni dan Desain
Moleong, Lexy J. 2002 Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakakarya
Sachari, Agus.2004.Metodologi Penelitian Budaya Rupa. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Yusak, Anshari dan Kusrianto. 2011. Keeksotisan Batik Jawa Timur. Jakarta: PT Elek Media Komputindo.
Published
2018-09-13
How to Cite
Hermawati, A., Isma, Y., & Mas, N. (2018). STRATEGI BERSAING : BATIK MALANGAN KONVENSIONAL MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK BATIK KOMBINASI PADA UKM KELURAHAN MERJOSARI MALANG. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia, 11(1), 11-23. https://doi.org/10.32812/jibeka.v11i1.23