THE EFFECTS OF EXPENDITURE PER CAPITA AND HEALTH EXPENDITURE ON MORDIBITY RATE IN REGENCIES/CITIES IN JAVA ISLAND

  • Dania Setira Amru Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjajaran
  • Estro Dariatno Sihaloho Universitas Padjajaran http://orcid.org/0000-0003-3761-0884
Keywords: Mordibity Rate, Health Expenditure, Expenditure per Capita

Abstract

This paper focuses on two objectives. First, this paper estimates the effect of expenditure per capita on mordibity rate in regencies and cities in Java Island. Second, this paper estimates  the effect of health expenditure or health budget allocation on mordibity rate in regencies and cities in Java Island. Mordibity rate is a percentage of people who is sick in some area at a certain period of time. This paper uses a Cross Section Data OLS. This paper uses cross section data of 113 Regencies and Cities in Java Island from 2018. This paper use mordibity rate as the dependent variable, expenditure per capita and health budget allocation as the independent variable. The result of this paper shows that Cross Section Data OLS estimate expenditure per capita has a negative and significant effect on mordibity effect. Cross section data OLS estimate health budget allocation has a negatve and not significant effect on mordibity rate in regencies and cities in Java Island.

Author Biography

Estro Dariatno Sihaloho, Universitas Padjajaran

Department of Economics

References

Agus Widarjono. (2018). Ekonometrika: Pengantar dan Aplikasinya Disertai Panduan Eviews Edisi 5 (5th ed.). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Agutina Rida. (2015). Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan dan Konsumsi Energi., 16, 20–34.
Armida S. Alisjahbana, F. H. (2003). Analisis Ekonomi Jawa Barat.
Augustyn, G. H. (2002). Pola Konsumsi Pangan dan Status Gizi Anak Usia Balita Pengungsi di Desa Waraka Kecamatan Amahai Provinsi Maluku. Community Nutrition and Family Studies, 26(2), 17–21.
Budiarto, E. (2001). Pengantar Epidemiologi (2nd ed.). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Efendi, F. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas.
Estherlina Sitorus dan Atik Nurwahyuni. (2017). Analisis Pembiayaan Kesehatan Bersumber Pemerintah di Kota Serang Tahun 2014-2016. Kebijakan Kesehatan Indonesia, 06, 138–148.
Handayani, T. (2016a). Analisis Pembiayaan Kesehatan Daerah Bersumber Publik: Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor 2012, 2013, 2014. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 1(2), 35–43.
Handayani, T. (2016b). Analisis Pembiayaan Kesehatan Daerah Bersumber Publik: Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Tahun 2012, 2013 dan 2014., 35–43.
Hapsara HabibRachmat. (2018). Penguatan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan di Indonesia.
Hidayat, A. A. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak.
Janie, D. N. A. (2012). Statistik Deskriptif & Regresi Linear Berganda Dengan SPSS. Semarang: Semarang University Press. Retrieved from http://repository.usm.ac.id/files/bookusm/B208/20170519022209-Statistik-Deskriptif-&-Regresi-Linier-Berganda-dengan-SPSS.pdf
Kardjati. (1985). Aspek Kesehatan dan Gizi Anak Balita.
Kementerian Keuangan. (2017). Informasi APBN. Kementerian keuangan.
Kementerian Keuangan. (2018). Informasi APBN. Kementerian keuangan.
Kementerian Keuangan. (2019). Informasi APBN. Kementerian keuangan.
Khoerunnisa Tuankotta. (2012). Hubungan Pengeluaran Rumah Tangga untuk Makanan Dengan Kecukupan Total Asupan Energi Anak Usia 24-59 Bulan di Provinsi Jawa Barat Tahun 2010.
Marmi. (2013). Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi.
Muhammad Fahmi Amrullah. (n.d.). Aplikasi Kebijakan Jaminan Kesehatan di Jatinangor. Riset Dan PKM., 2(2), 147–300.
Mulazimah. (2017). Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri., 30, 18–21.
Muliza T. Zulham. (2017). Analisis Pengaruh Belanja Pendidikan, Belanja Kesehatan, Tingkat Kemiskinan, dan PDRB Terhadap IPM di Provinsi Aceh. Perspektif Ekonomi Darussalam, 3(1), 51–69.
Nia Aryani Rahmaniawati. (2007). Analisis Pembiayaan Kesehatan Bersumber Pemerintah di Kabupaten Bogor. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional., 2(1), 30–48.
Notowidagdo, R. (2016). Pengantar Kesejatraan Sosial Berwawasan Iman dan Takwa.
Olivia, S. (2010). Analisis Politik dan Kebijakan Pembiayaan Rumah Sakit Pemerintah DKI Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 5(3), 116–124.
Prasetyo, W. E. (n.d.). "Hubungan Antara Tingkat Pendapatan dan Pengeluaran Pangan dan Non-Pangan Keluarga Dengan Status Gizi Anak Pra Sekolah di Kelurahan Semanggi dan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta.
Santi suarsih. (2017). Analisis Kebijakan Dana Desa untuk Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Malinau dengan Pendekatan Segitiga Kebijakan, 2(4), 211–217.
Sir Roy Meadow. (2002). Lecture Notes: Pediatrika.
Soenardi, T. (2010). Variasi Makanan Bayi.
Suharwati, S. I. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Morbiditas Balita di Desa Klampar Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.
Sulastomo. (2007). Manajemen Kesehatan (3rd ed.). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Syamsurijal. (n.d.). Pengaruh Tingkat Kesehatan dan Pendidikan Terhadap Tingkat Pertumbuhan Pendapatan per Kapita di Sumatera Selatan. Ekonomi Pembangunan, (1–9).
Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kota.
Kementerian Keuangan. (2018). Rincian Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa Provinsi/Kabupaten/Kota Dalam APBN T.A 2018.
Published
2020-02-29
How to Cite
Amru, D., & Sihaloho, E. (2020). THE EFFECTS OF EXPENDITURE PER CAPITA AND HEALTH EXPENDITURE ON MORDIBITY RATE IN REGENCIES/CITIES IN JAVA ISLAND. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia, 14(1), 14-25. https://doi.org/10.32812/jibeka.v14i1.135